Payung Plastik Seven Eleven

Hujan di Kota Nagoya

Sebelum membahas tentang payung plastik Seven Eleven, saya ingin membahas permasalahan dengan hujan di Kota Nagoya. Selama tinggal di Kota Nagoya saya merasa ada perbedaan antara hujan di Kota Nagoya dengan kota asal saya, Malang. Hujan di sini tidak sesering kota asal saya. Wajar, karena Jepang adalah negeri empat musim. Selain itu juga tidak selebat hujan di Kota Malang. Jika melihat prakiraan cuaca Kota Nagoya hampir tidak pernah terlihat simbol awan berpetir. Sedangkan bila melihat prakiraan cuaca Kota Malang, terutama pada saat musim hujan, simbol awan berpetir berderet rapi seperti semut beriring-iringan. Yang menjadi masalah dengan hujan di Kota Nagoya adalah seringnya hujan dengan disertai angin yang sangat keras.

Hujan dengan angin yang sangat merepotkan
Hujan dengan angin yang sangat merepotkan

Payung – payung konbini

Saya sering membeli payung yang murah di berbagai konbini di Kota Nagoya dengan beragam alasan. Penghematan, kelupaan, tidak lihat prakiraan cuaca, dipinjam (secara paksa), dan lain – lain. Dari berbagai payung yang saya pakai, saya akhirnya jatuh cinta dengan payung plastik yang dijual di Konbini Seven Eleven. Payung ini dapat mengatasi masalah angin yang sangat merepotkan.

Payung Plastik Seven Eleven

Payung plastik Seven Eleven kesayangan
Payung plastik Seven Eleven kesayangan

Payung plastik ini dijual di semua Konbini Seven Eleven (perkiraan. Saya belum pernah periksa tiap konbini Seven Eleven). Harganya relatif murah (jangan dibandingkan dengan payung dari toko 100 yen!). Berwarna putih bukan transparan. Selama saya pakai belum pernah rangkanya patah terhempas angin. Payung – payung yang lain sudah tewas dengan sukses ditiup angin. Analisa saya, struktur rangka dan bahan yang membuat payung ini tahan angin. Tetapi bukan berarti payung ini sempurna.

Rangka payung Seven Eleven
Rangka payung Seven Eleven

Beberapa kali saya harus membeli kembali payung ini karena masalah lem yang tidak merekat dengan baik di ujung rangka payung. Selain itu karena warnanya putih sering membuat orang salah ambil di tempat payung. Masalah lain adalah robeknya pengikat payung (karena saya menariknya terlalu kuat. hahaha…).

Keunggulan

  • Harga relatif murah
  • Tahan angin

Kelemahan

  • Lem di ujung rangka payung terkadang kurang kuat
  • Warna putih terlalu umum sehingga membuat orang salah ambil

Solusi

Untuk masalah lem saya tidak ada solusinya. Mungkin lem plastik bisa dicoba walaupun saya meragukan kekuatannya. Untuk masalah salah ambil, saya pernah menggunakan bungkus untuk payung yang saya beli di toko 100 yen. Tujuan utama saya waktu itu agar saya mudah membawanya. Ternyata ada efek lain dari bungkus payung tersebut. Orang lain jadi tidak salah ambil (enggan untuk meminjam secara paksa).

Kesimpulan

Payung plastik Seven Eleven adalah solusi yang relatif murah untuk mengatasi hujan angin di Kota Nagoya.

Sumber:
http://www.sej.co.jp (dalam Bahasa Jepang)
http://www.sej.co.jp/in/index.html (dalam Bahasa Inggris)


Apakah anda mempunyai rekomendasi barang yang berguna? Apakah anda berminat menulis untuk kami? Silakan hubungi kami lewat laman Kontak.

Apa pendapat anda?