Bicara Bahasa Indonesia di Mari Bersuara

Di Kota Nagoya ada kelompok belajar Bahasa Indonesia yang bernama Mari Bersuara. Di bawah ini adalah ulasannya disajikan dalam gaya tanya jawab.

Kegiatan Mari Bersuara di Kota Nagoya

Mari Bersuara itu apa?

Mari Bersuara adalah kegiatan rutin dari kelompok pecinta Indonesia di Kota Nagoya yang bernama Mari Kumpul. Mari Kumpul sendiri dikepalai oleh seorang dosen dari Universitas Nanzan, Kota Nagoya.

Mengapa diadakan kegiatan ini?

Mari Bersuara bertujuan agar pelajar Bahasa Indonesia di Kota Nagoya berkesempatan untuk berbicara dengan penutur asli Bahasa Indonesia. Juga bertujuan sebagai wadah bersilahturahmi antara pelajar Bahasa Indonesia dengan penutur asli.

Mulai kapan dilakukan?

Dimulai pada tahun 2012, pada bulan Juni tahun 2018 akan genap berumur 6 tahun.

Apa konsepnya?

Konsep dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan percakapan peserta dengan latihan bicara dan mendengar. Selain itu juga dengan penambahan kosakata baru.

Kegiatannya seperti apa?

Berkat liputan Saudari Dwinda Nafisah (http://jengdwinda.com) dari Universitas Mie, kegiatan Mari Bersuara disiarkan dalam berita di salah satu televisi swasta di Indonesia. Silakan lihat di tautan berikut: http://netcj.co.id/inspiring/video/107507/klub-bahasa-indonesia-di-jepang

Bagaimana jalannya kegiatan ini?

Kegiatan tergantung dari jumlah pelajar dan penutur asli. Sampai saat ini telah dilakukan kegiatan seperti bercerita, mengarang kalimat, mendengarkan lagu, melihat film, membuat TTS, dan lain-lain. Tahun 2017 kegiatan ini dilakukan sambil jalan-jalan ke Osaka.

Siapa yang biasanya hadir?

Karyawan/wati, pensiunan, mahasiswa/i, anak (boleh bawa bayi), wiraswastawan/wati, pemagang, ibu rumah tangga. Rentang umur mulai dari balita sampai manula (60 tahun ke atas).

Diadakan di mana?

Di sekitar Stasiun Kanayama.

Berapa biayanya?

Tidak ada. Gratis untuk penutur asli Bahasa Indonesia. Untuk pelajar Bahasa Indonesia (biasanya orang Jepang) biayanya 500 Yen per orang. Alasannya karena pelajar Bahasa Indonesia (baca: orang Jepang) merasa tidak enak hati bila gratis.

Uang yang terkumpul dibuat apa?

Uang yang terkumpul digunakan untuk biaya operasional kegiatan, hadiah untuk penutur asli dan acara makan-makan.

Kapan diadakan?

Kegiatan Mari Bersuara ini diadakan setiap bulan satu kali.

Saya ingin ikut. Bagaimana caranya?

Silakan hubungi kami pada laman Kontak. Waktu, tempat dan informasi lainnya akan diberitahu lewat email.

Apa pendapat anda?